Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenapa Astra Tak Bikin Merek Mobil Sendiri Saja?

Beberapa produk Daihatsu dan Toyota yang berada di bawah naungan Astra sebenarnya bisa disebut sebagai mobil nasional.
Berita
Sabtu, 9 Desember 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pernah dengar Perodua? Merek asli Malaysia namun produknya punya kemiripan spesifikasi dan tampilan seperti Daihatsu. Bahkan beberapa komponennya diimpor oleh PT Astra Daihatsu Motor atau yang tersohor dengan singkatan PT ADM.

PT ADM sendiri punya kemampuan produksi luar biasa besar, bahkan kini ia memiliki fasilitas riset dan pengembangan yang diklaim terbesar di tanah air. Lantas kenapa tak bikin mobil dengan merek sendiri?

Pertanyaan ini pun harus dijawab Astra sebagai yang menaungi PT ADM dalam eksistensinya di Indonesia. "Secara bertahap kita sudah dipersilakan prinsipal untuk membuat kiprah. Hadirlah Astra Daihatsu Ayla, Astra Toyota Agya, sudah start itu," terang Yulian Warman, Head of PR PT Astra International yang kami temui di Semarang (7/12).

Sejauh ini pihaknya sudah sangat bangga bisa menyematkan embel-embel Astra pada LCGC di atas. Lantas kenapa tak dibuat saja merek mobil Astra agar menjadi merek mobil nasional?

"Kita tidak usah lihat ke sananya (merek nasional), tapi apa kontribusi kita untuk Indonesia dan untuk dunia ini," imbuh Yulian. Bisa dikatakan, yang diutamakan Astra sebagai 'raksasa' otomotif tanah air adalah kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi. "Dari adanya PT ADM yang melakukan produksi dan perwujudan model khusus untuk Indonesia, terlibat lah vendor-vendor lokal yang jumlahnya banyak."

"Kalau harus merek nasional itu kan sebenarnya karena emosional kita saja. Apa gunanya ada merek tapi "lokal kontennya" dari pihak lain (asing), itu kan berarti cuma nempel nama saja," tegas Yulian.

Sebenarnya, kandungan lokal LCGC Ayla, Agya, Sigra dan Calya sudah sangat tinggi. Model-model tersebut bahkan disebut pabrikannya merupakan jawaban dari permintaan konsumen Indonesia dan dibuat di Indonesia - oleh orang Indonesia.

Tapi tetap saja Astra enggan menyebutnya sebagai mobil nasional. "Jangan, itu sensitif. Kami engga usah campaign, biarkan masyarakat menilai. Saya tidak mau didorong harus menyebut seperti itu, yang penting masyarakat lihat," kata pria humoris tersebut.

Menutup wawancara, Yulian kembali menegaskan kehebatan kontribusinya terhadap tanah air. "Kemampuan kami, SDM kami, supporting vendor kami, itu adalah kontribusi terbesar kami. Lebih besar dibanding kita bicara nama (merek nasional).


Tags Terkait :
Astra Daihatsu Toyota Ayla Sigra Calya Agya
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kolaborasi Astra dan GOJEK Libatkan Ribuan Unit Avanza dan Xenia

"Peluncuran GOFLEET menjadi perwujudan kolaborasi dan perpaduan kekuatan dua karya anak bangsa terdepan untuk terus memajukan ekonomi digital Indonesia di mata dunia.”

6 tahun yang lalu


Berita
Astra dan GOJEK Resmi Kerjasama. Ini Hasilnya

Dalam kerjasama berbentuk joint venture ini melibatkan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

6 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

1 hari yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

1 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 jam yang lalu


Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

2 jam yang lalu


Berita
VinFast VF MPV 7 Tawarkan Kabin Lebih Besar Dari Avanza dan Ertiga

Vinfast VF MPV 7 merupakan mobil keluarga yang kini dijual dengan harga Rp 400 jutaan.

2 jam yang lalu


Berita
BEV Lebih Ekonomis Dari REEV, Ini Alasannya

Alasan BEV lebih ekonomis dibanding REEV terletak pada komponen yang lebih sedikit, sehingga biaya perawatan jangka panjang lebih rendah tanpa kebutuhan servis mesin bakar.

10 jam yang lalu


Berita
Mazda 6e Dipastikan Diluncurkan Dalam Waktu Dekat

Peluncuran Mazda 6e Indonesia dipastikan dalam waktu dekat. Mazda bekerja sama dengan Changan untuk menghadirkan sedan listrik ini usai diperkenalkan di Singapore Motor Show.

11 jam yang lalu