Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tak Punya Double Cabin, Suzuki Indonesia Masih Belum Sukses Dengan Ekspor

Suzuki Indonesia yang diwakili Soebronto Laras mengakui ketiadaan model Double Cabin membuat daya ekspornya masih rendah.
Berita
Rabu, 17 Februari 2016 16:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Soebronto Laras yang kini menjabat Presiden Komisaris Indomobil Suzuki mengakui penjualan mobil dalam negeri masih belum kondusif. Langkah menjual produknya ke luar negeri alias ekspor pun dinilai jadi strategi yang tepat.

"Gambaran penjualan roda empat kami di tahun 2016 ini masih kami coba intip dulu deh," ujar Soebronto Laras yang otodriver.com temui di sirkuit Sentul, Bogor (15/2). Dampak melemahnya ekonomi di 2014 menurutnya masih terasa kuat hingga di 2016. "Bulan lalu (Januari 2016) saja belum ada pertumbuhan penjualan."

Mengekspor produk mobil Suzuki pun menurut sang Komisaris jadi salah satu langkah yang tepat untuk tetap meraup keuntungan, walau ada sedikit hambatan yang dimiliki PT Suzuki Indomobil Sales. "Kita harus sadar mobil yang dikembangkan di sini dan diekspor itu adalah mobil-mobil yang low segmen seperti low MPV dan pick up. Sedangkan pasar ekspor yang besar itu adalah di mobil yang sebenarnya (model global)," ungkap tokoh otomotif nasional itu.

"Thailand contohnya yang eksport nya sangat berhasil, karena dia memproduksi pick up Double Cabin. Mobil jenis itu kan dipakai di Australia, Amerika Serikat dan lainnya, tentu serapan pasarnya besar," ujar alumnus Hendon College jurusan Business Administration. Mobil yang diekpor PT SIS saat ini seperti Suzuki Ertiga, Mega Carry Pick Up, APV dan Karimun Wagon R. Dan memang baru di negara-negara ASEAN yang jadi tujuan penyebaran mobil-mobil yang dibuat di Indonesia itu.

BACA JUGA

Soebronto memang tak menyebut rencana SIS untuk membuat Double Cabin di Indonesia, namun melihat ambisinya menembus cakupan negara yang lebih luas bukan tak mungkin hal itu bisa terwujud. "Ya kami sikapi dengan membuat mobil low class dulu aja, semoga bisa segera masuk Amerika dan segala macem," tutup Pak Bronto sapaan akrabnya. 


Tags Terkait :
Suzuki Indonesia Soebronto Laras
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Berkenalan Dengan Toyota Urban Cruiser Taisor dan Starlet Cross, Kembaran Suzuki Fronx

Kedua produk rebadge tersebut masih dibuat di pabrik Maruti-Suzuki India

6 bulan yang lalu


Berita
Fitur ADAS Di Suzuki Fronx Paling Lengkap Di Kelasnya? Ini Detailnya

Fronx dilengkapi dengan 12 sistem ADAS. Apa saja?

6 bulan yang lalu


Berita
Banyak Yang Belum Tahu, Ternyata Ini Arti Nama Fronx Pada Suzuki Fronx

Fronx merupakan gabungan dari dua kata yakni ‘frontier’ dan ‘next.

6 bulan yang lalu

Berita
Wuling Alvez, Jadi B-Segmen SUV 5 Seater Berbanderol Paling Bersahabat

Saat ini Wuling Almaz jadi SUV B-Segmen yang paling terjangkau

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

4 menit yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

2 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

3 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

5 jam yang lalu