Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kota Milan Berlakukan Larangan Mobil Pribadi Melintas Bulan Ini

Untuk mengontrol pencemaran udara akibat emisi yang dihasilkan oleh kepadatan arus lalu lintas kendaraan bermotor, Milan larang warganya melintas pada jam dan hari tertentu.
Berita
Rabu, 6 Januari 2016 11:00 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pembatasan izin melintas bagi kendaraan pribadi kian marak diberlakukan di beberapa kota besar dunia. Hal ini dilakukan untuk menjaga angka polusi akibat emisi yang dihasilkan oleh para kendaraan bermotor.

Setelah pemerintah New Delhi yang menerbitkan aturan plat nomor ganjil genap berseling selama enam hari seminggu, untuk pengguna  mobil pribadi. Kini giliran kota Milan, Italia, yang memberlakukan aturan serupa bagi para warganya.

Pemerintah kota mode fashion tersebut memberlakukan peraturan yang berbeda dengan New Delhi, yakni sama sekali melarang kendaraan melintas di jalanan kota pada waktu tertentu.

Seperti yang dilansir oleh halaman The Verge, Sabtu (2/1), mobil pribadi dilarang untuk melintasi jalanan di kota antara pukul 10 pagi dan 4 sore waktu setempat. Peraturan tersebut berlaku untuk tiga hari pertama pada awal minggu, yakni Senin hingga Rabu.

BACA JUGA

Para pengemudi mobil dapat beralih pada alternatif transportasi lain, misalnya sepeda atau transportasi publik di seputaran kota Milan. Pemerintah setempat telah menyediakan jalur untuk para pengguna sepeda di kota fashion tersebut.

Milan bukanlah kota pertama di dunia yang menerapkan pelarangan mobil memasuki kota di jam tertentu. Sebelumnya kota Oslo, Norwegia juga berencana untuk melarang keberadaan semua mobil di kota tersebut mulai 2019.

Pihak pemerintah Oslo menyediakan jalur sepeda sejauh 60 km agar pengendara sepeda semakin nyaman untuk beralih moda transportasi. Selain Milan dan Oslo, kota-kota lainnya yang melarang mobil pribadi melintas di jalanan ibukota yaitu Paris, London, dan Madrid.


Tags Terkait :
Lalu Lintas Milan Italia
B

Bramantia Tamtama

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Denza B5 Dipastikan Akan Rilis Resmi Semester Kedua 2026

Denza B5 dipastikan rilis resmi di Indonesia semester 2 2026, kata President Director BYD. SUV hibrida body-on-frame ini tawarkan tenaga 677 PS dan jarak tempuh 1.200 km.

2 bulan yang lalu


Berita
Rayakan Ultah Pertama, Komunitas Toyota Raize Touring Ke Pekalongan

Raize Indonesia Club (RIC) merayakan hari ulang tahun ke-1 dengan melaksanakan perjalanan ke Kota Batik Pekalongan, Jawa Tengah.

1 tahun yang lalu


Berita
Truk Tabrak Puluhan Kendaraan Di Tangerang

Pemilik truk juga bisa dijerat hukum

1 tahun yang lalu


Berita
Duh, Bus Pahala Kencana Mau Ke Bali Terbakar Di Tol Jatim

Diawali gesekan pelek dengan permukaan jalan

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

7 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

9 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

12 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

14 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

17 jam yang lalu