Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jeep Recall 180 Ribu Unit Wrangler di Amerika Serikat

Saat Jeep Wrangler generasi terbaru sedang dalam tahap pengembangan, ternyata Jeep juga umumkan bahwa generasi yang ada saat ini memiliki masalah yang serius sehingga mereka harus melakukan recall.
Berita
Jumat, 21 Oktober 2016 17:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jeep memanggil kembali (recall) ratusan ribu Wrangler karena ditemukannya masalah teknis. Padahal Jeep Wrangler generasi terbaru sedang dalam tahap pengembangan, tapi ternyata kenyataannya Jeep juga mengumumkan bahwa generasi yang saat ini eksis punya masalah yang serius sehingga mereka harus melakukan recall.

Dikutip dari Carscoops (20/10), pihak Fiat Chrysler Automobiles (FCA) menemukan masalah pada soket kabel sensor pembaca benturan dan tabrakan yang bisa lepas dengan sendirinya. Hal ini sangat berbahaya karena jika terjadi tabrakan, sensor ini tidak akan mengirimkan sinyal ke komputer yang akan memerintahkan untuk meledakkan kantung udara dan menahan sabuk keselamatan.

Masalah serius ini akhirnya membuat merek legendaris ini harus menarik 182.308 unit Wrangler rakitan 16 Juni 2015 hingga 14 Agustus 2016 yang ada Amerika Serikat. Padahal Jeep Wrangler sendiri tercatat laku lebih dari 200.000 unit. Jika melihat jumlah yang di-recall, berarti ini hampir melibatkan hampir seluruh unit yang dirakit pada periode tersebut.

Sebenarnya pihak FCA sendiri belum menemukan cara untuk memperbaiki masalah ini. Tapi jika sudah ditemukan cara untuk memperbaikinya, FCA akan menghubungi para konsumennya untuk melakukan perbaikan tanpa dipungut biaya.


Tags Terkait :
Jeep Wrangler
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jeep Resmi Luncurkan Gladiator Sport Dan Rubicon Di GIIAS Bandung 2025

GIIAS Bandung 2025 jadi tempat peluncuran Jeep Gladiator di Indonesia. Ini Spesifikasinya

1 bulan yang lalu


Berita
Hore, Mulai Januari 2025 Pemilik Jeep Bisa Servis Di Bengkel Resmi

Kepemegangan merek asal Amerika Serikat Jeep telah resmi diambil alih oleh PT Indomobil Energi Baru.

11 bulan yang lalu


Berita
Jeep Kembali Buka Dealer Resmi, Kali Ini Bertempat di Surabaya. Apa Saja Fasilitasnya?

DAS Surabaya menjadi dealer resmi Jeep keempat di bawah naungan PT DAS Indonesia Surabaya yang  memberikan layanan 3S (Sales, Service, Spare parts).

3 tahun yang lalu


Berita
Ford Kembali Berjualan di Indonesia, Bawa Pesaing Wrangler dan Hilux

Ford bukan nama yang asing di industry otomotif Indonesia. Sejak 2002 lewat Ford Motor Indonesia, mereka telah menjual beragam model di tanah air. Kini mereka bersiap kembali. Berikut bocorannya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Holiday In Style 2025, Solusi Pintar Plesiran Dengan BAIC BJ30e

BAIC BJ30e merupakan mobil SUV yang tangguh di segala medan dan dijual dengan harga yang terjangkau.

13 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Akui Akan Luncurkan SUV Baru Di 2026, Pajero Atau Pajero Sport?

“Kami akan meluncurkan SUV off-road baru pada tahun 2026 ini,” ungkap Presiden Mitsubishi Motor Corporation, Takao Kato.

14 jam yang lalu


Berita
Sailun Group Gedor Ke Semua Segmen Ban Di Indonesia

Kapasitas terpasang pabrik baru besarnya jutaan unit per tahun untuk membuat ban kendaraan penumpang sampai alat berat.

14 jam yang lalu


Berita
Chery Buka Pemesanan Untuk Fulwin T9L, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual Di Indonesia

Chery segera menjual Fulwin T9L. Mobil ini kemungkinan juga masuk pasar Indonesia, mengingat Chery memiliki banyak line up SUV.

15 jam yang lalu


Berita
Changan Punya Komitmen Jangka Panjang Di Indonesia

Changan bakal investasi besar di Indonesia dengan menghadirkan beragam line up dan pabrik perakitan.

18 jam yang lalu