Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Rem Otomatis Jadi Fitur Wajib Di Masa Depan

Di masa depan, peranti sensor anti-collision braking akan menjadi fitur standar setiap mobil.
Berita
Senin, 14 September 2015 07:00 WIB
Penulis : Ricky Rahmadi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sistem pengereman otomatis kelihatannya sangat efektif menurunkan tingkat kecelakaan, Lantas sejumlah pabrikan mobil sepakat membuat fitur ini sebagai standar di masa depan. Artinya ini seperti sabuk pengaman, rem ABS atau airbag yang sudah menjadi standar di tiap mobil sekarang.

Beberapa mobil mobil masa kini telah dilengkapi dengan piranti canggih seperti rem otomatis. Namun untuk sementara, fitur ini hanya tersedia di pabrikan mobil tertentu. Sebut saja Audi, BMW, Ford, General Motors, Mazda, Mercedes-Benz, Tesla, Toyota, Volkswagen, dan Volvo. Mereka telah menyetujui untuk membuat mobil mereka di masa yang akan datang dengan fitur rem otomatis anti-tabrakan sebagai standar.

Pemberitahuan ini datang dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Amerika Serikat. Awal tahun ini mereka akan mengetes kinerja rem otomatis dan mempelajari performa sistem ini untuk keamanan berkendara, terutama di jalan tol ketika sering terjadi pengereman mendadak.

Salah pabrikan yang telah menggunakan sistem rem anti-tabrak pada semua varian mobilnya adalah Volvo, sejak tahun 2007 merek asal Swedia ini mengenalkan sistem full auto-braking, yaitu mampu menahan mobil sebelum terjadi tumbukkan hingga berhenti total. Sedangkan Honda juga hadir dengan sistem serupa, namun hanya memiliki kemampuan untuk mengurangi kecepatan.

BACA JUGA

Melihat tiga tahun ke belakang, harga sensor yang dulunya mahal kini tidak lagi, karenanya Honda Accord dan Subaru Legacy juga menggunakan sistem anti-tabrak ini. Namun, kedua merek ini tidak bergabung dengan merek lainnya untuk menyamaratakan sistem ini sebagai standar. Nantinya sensor ini akan diletakkan di dalam kaca atau di balik bumper sehingga tidak mengganggu visibilitas.

Tapi untuk di Indonesia nampaknya akan sedikit mengganggu, mengingat banyak pengguna jalan yang seenaknya memotong lajur. Pasti mobil kita bakal lebih sering berhenti mendadak gara-gara terpotong jalurnya.


Tags Terkait :
Autobrakes Rem Otomatis
R

Ricky Rahmadi

Reporter

blm ada

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Rem Otomatis Jadi Fitur Wajib Di Masa Depan

Di masa depan, peranti sensor anti-collision braking akan menjadi fitur standar setiap mobil.

10 tahun yang lalu


Berita
Volvo EX90, SUV Listrik Paling Canggih Saat Ini

Diberi label harga Rp2,5 miliar, berisikan berbagai fitur berkendara dan keamanan yang mutakhir.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

8 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

8 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

9 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

10 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

11 jam yang lalu