Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lamborghini Tunda Hybrid, Proyek Super-SUV Jalan Terus

Lamborghini menunda produksi mobil hybrid mereka, namun tetap menyiapkan Super-SUV Urus.
Berita
Selasa, 13 Oktober 2015 17:00 WIB
Penulis : Dimas Indra B S


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Lamborgini dikabarkan tidak jadi memproduksi mobil sport hybrid mereka. Mobil konsep Asterion yang dikenalkan pada ajang Paris Motor Show 2014 itu pun disebut-sebut tidak akan masuk show room, setidaknya dalam waktu dekat ini. Dikutip dari Evening Standard, Lamborghini menggeser Asterion dari antrean mobil yang akan mengisi line-up mereka.

Jadi batal diproduksi? Bos Lamborghini Stephan Winkelman tidak menjawab secara spesifik soal pembatalan produksi tersebut. Hanya saja, dia menyebut mobil hybrid sport itu kurang diminati oleh konsumennya. "Asterion dibuat untuk menunjukan kemampuan kami, dan kami mau tahu reaksi konsumen," ujar dia.

Winkelman mengatakan, Asterion dirancang sebagai mobil sport berperforma tinggi, namun lebih ramah lingkungan karena dilengkapi tenaga listrik. Hanya saja sambutan konsumen kurang positif meski tetap mendukung teknogi hibrida tersebut. Apalagi, mobil jenis sport seperti Lamborghini bukan mobil yang dipakai harian dan rata-rata jarak tempuhnya cuma 3.000 km per tahun.

"Konsumen kami bilang perkembangan teknoloi bagus, tapi tetap mesti ada pengaruh pada performa daripada cuma menambahkan masalah kelistrikan," ujar Winkelman. Awalnya, jika jadi diproduksi, Asterion akan dibekali teknologi hybrid. Mesinnya sendiri berkapasitas 5.200 cc V10 yang dipakai oleh Huracan. Rencananya mobil tersebut bakal dibanderol dengan harga Rp 7,2 miliar.

BACA JUGA

Alasan lain yang membuat Asterion batal diproduksi adalah perkembangan pasar. Makin cerahnya pasar di kelas SUV membuat Lamborghini bakal berkonsentrasi pada varian Super-SUV mereka. Winkelman pun menyatakan Lamborghini untuk saat ini akan lebih fokus untuk memproduksi SUV Urus mereka. Apalagi mobil tersebut rencananya bakal diluncurkan pada 2018 mendatang.


Tags Terkait :
Lamborghini Asterion Hybrid
D

Dimas Indra B S

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 bulan yang lalu


Berita
Produk Car Audio Artisan Jadi Simbol Status Baru

Satu paket produk bisa seharga mobil baru.

2 bulan yang lalu


Berita
Ini Dia Lamborghini Temerario, Sang Penerus Huracan

Lamborghini baru saja merilis model terbarunya, yakni Temerario.

1 tahun yang lalu


Berita
Menolak Gunakan Motor Listrik Murni , Lamborghini Kembangkan Mesin V8 Hybrid Baru

Sebagai pabrikan pencipta Supercar, Lamborghini seolah ogah untuk meninggalkan deru mesin pada model-model terbarunya.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

7 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

11 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

21 jam yang lalu