Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kalau BR-V Kemahalan, Honda Bakal Kembalikan Uang Konsumen

Bila saat launching nanti Honda BR-V dirasa terlalu mahal, Honda bersedia kembalikan uang booking konsumen.
Berita
Jumat, 11 September 2015 07:05 WIB
Penulis : Dimas Indra B S


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, mengatakan akan mengembalikan uang tanda jadi konsumen jika harga BR-V kemahalan. Hal itu untuk memberikan rasa adil kepada konsumen jika harganya tak sesuai perkiraaan. “Kalau naiknya lebih dari Rp 10 juta akan dikembalikan semua uangnya,” kata Jonfis.

Pengembalian itu, kata Jonfis, karena faktor nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS. Fluktuasi kurs itu juga diperkirakan akan mempengaruhi harga juga Honda di Indonesia. Namun Honda sudah memperkirakan fluktuasi itu dan memperkirakan perbedaan harga tidak akan lebih dari Rp 10 juta.

Saat diluncurkan Agustus 2015 lalu, Honda mematok BR-V dengan hara Rp 230 juta hingga Rp 265 juta. Jonfis mengatakan pengembalian uang muka itu dirasa cukup adil bagi konsumen. Sebab masyarakat sudah mempercayai produk Honda dan rela menyerahkan uang tanda jadi meski produknya baru akan diterima Februari 2016 nanti.

Mobil itu sendiri rencananya akan dirakit di pabrik Honda yang berada di Karawang, Jawa Barat. BR-V rencananya akan mulai dirakit pada Januari 2016 dan diserahkan kepada konsumen sebulan kemudian. “Tapi kalau sampai akhir Januari 2016 sudah selesai tentu akan langsung diantar ke pembeli,” ujar Jonfis.

BACA JUGA

Sampai saat ini, BR-V sudah dipesan sebanak 1.600 unit meski belum sampai satu bulan diluncurkan. Angka itu melebihi ekspektasi Honda yang menargetkan angka 1.000 unit per bulan. Jonfis mengatakan Honda kemungkinan bisa menjual sampai 4.000 unit BR-V hingga akhir tahun nanti. “Sampai sekarang BR-V yang paling laku adalah varian tertinggi, Prestige,” kata dia.


Tags Terkait :
Honda Br-v Brv
D

Dimas Indra B S

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Komparasi
Membandingkan Dimensi dan Mesin Honda BR-V 2022 Dengan Toyota Rush

Ubahan yang dilakukan pada sektor mesin membuat performa BR-V terbaru lebih baik ketimbang Rush. Lagi pula dimensinya juga lebih besar, simak lengkapnya

4 tahun yang lalu


Berita
All New Honda BR-V Lebih Murah Dan Dilengkapi Honda Sensing?

NJKB BR-V DG3 mulai di angka Rp 180 juta

4 tahun yang lalu


Berita
Kisi-Kisi Honda New BR-V Terkuak, Akankah Nanti Berwujud N7X Concept?

Honda memperkenalkan N7X Concept beberapa waktu lalu.

4 tahun yang lalu


Berita
Spek Honda BR-V Facelift yang Meluncur Di Thailand

Setelah meluncur di Malaysia, kali ini Honda BR-V facelift juga meluncur di  Thailand.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
iCAR V23 Mendapat Penghargaan Dari Desainnya Yang Menarik

iCar V23 mendapatkan penghargaan karena memiliki desain yang menarik dan mencuri perhatian banyak pencinta otomotif.

1 jam yang lalu


Berita
Freelander 8, Hasil Kolaborasi Chery Dengan Jaguar Land Rover Segera Dijual

Freelander 8 segera dirilis ke pasaran setelah wujud produki massal mereka muncul ke publik.

2 jam yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

3 jam yang lalu


Berita
ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun

Pergerakan harganya secara langsung mengikuti tren harga minyak dunia.

7 jam yang lalu


Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

7 jam yang lalu