Selain menampilkan 14 merek mobil, pameran terbesar di Indonesia Timur ini juga menyuguhkan hiburan menarik bagi para pengunjung.
10 tahun yang lalu
"The German-Indonesian Science & Technology Exhibition" diramaikan oleh kehadirkan ikon bersejarah BMW selama 40 tahun, Seri-3 terbaru dalam wujud 340i.
Proton ingin menunjukkan kelasnya dengan membuat pikap keren ini. Desainnya radikal dan bagaikan selera Amerika. Padahal hanya berbasis Exora.
Mitsubishi Outlander Sport Indonesia (MitOSI) prihatin akan bencana kebakaran dan asap di Riau. Mereka pun langsung terjun memberi bantuan.
Nissan dan Datsun kembali hadir melalui pameran otomotif yang diselengarakan di Yogyakarta. Kali ini membawa produk baru dan promosi baru.
Cukup sukses dengan mobil nasionalnya, Malaysia mulai jajaki mobil ASEAN dengan awal kerjasama bareng Cina.
Walau sudah jarang terlihat di jalan, ternyata Chevrolet Blazer masih banyak pecintanya. Ratusan unit hadir pada anniversary BIC ke-14.
Gelaran Ecopia Go Indonesia 2 di lintas Sumatra menjadi pembuktian ban Bridgestone Ecopia EP150 mampu melintasi rintangan berat dan menjadikan mobil lebih hemat BBM
Proton Perdana generasi kedua akhirnya menampakan sosok utuhnya. Ternyata mobil ini berbasis Honda Accord
Puluhan Aveo touring ke Semarang untuk 'kopi darat', sekaligus membuka chapter baru di sana.
Menguatnya Dollar ke level Rp. 14.500, berimbas pada kenaikan aksesoris mobil termasuk kaca film. Tetapi, V-Kool masih bertahan harga lama. Sampai kapan?
Sambutlah Proton Iriz EV bertenaga listrik. Jangkauannya diklaim lebih luas daripada Nissan Leaf.
Daihatsu mengundang kami untuk mengenal Great New Xenia selama dua hari, seberapa membaik dari sebelumnya?
Mobil tampan ini memang menjadi idaman masyarakat Indonesia, bahkan Dunia. Dan kini tersedia varian Hybrid yang menggabungkan kinerja mesin bensin dan elektrik.
Kesuksesan sebuah pameran memang dilihat dari banyaknya pengunjung yang datang serta ramainya transaksi dari para peserta pameran. Walau belum usai, namun sudah mendekati target.