Produsen supercar Italia, Ferrari berencana mengoperasikan pabriknya kembali pada 14 April nanti
6 tahun yang lalu
Pandemi virus corona hampir sepenuhnya berakhir di Cina. Namun masih banyak tugas yang dilakukan untuk memperbaiki dampak yang ditimbulkan. Salah satunya adalah sektor otomotif.
Pemerintah melalui Kemenperin meminta para produsen otomotif untuk ikut ambil peran dalam memerangi penyebaran pandemi virus corona.
Meski bisa dikatakan kalah pamor dibandingkan model lainnya, namun model sedan masih cukup banyak peminatnya.
Merek-merek otomotif terkenal yang memiliki pabrik di China, sudah kembali memulai aktivitas produksi.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) belum lama ini meminta agar produsen mobil di Indonesia ikut andil dalam memerangi pandemi virus corona (COVID-19).
Pabrikan otomotif diminta untuk membuat ventilator untuk alat bantu pernafasan
Pemerintah saat ini tengah fokus mencegah penyebaran pandemi virus corona, para pemain industri otomotif tanah air pun diminta juga untuk memerangi virus ini.
Mazda T3500 dan T4000 dilengkapi dengan sub transmission yang menjadikannya mampu memiliki rasio transmisi hingga 10 speed
Cina yang merupakan negara asal merebaknya virus Corona alias Covid-19 justru kini kian mereda.
Hal tersebut merupakan keputusan langsung dari prinsipal Nissan.
Belakangan ini banyak produsen mobil bukan hanya di Indonesia, yang menutup atau menghentikan produksinya karena pandemi virus corona.
Nissan Indonesia menghentikan produksinya di Indonesia.
Jika dilihat dari dimensinya maka CX-8 akan mengisi ruang di atas CX-5 dan di bawah CX-9.
Penurunan penjualan terparah akan terjadi pada bulan Maret ini.