Adapun halte sementara tersebut, posisinya bergeser dari jalur tengah ke jalur pinggir
5 tahun yang lalu
Berlibur menggunakan mobil pribadi menjadi pilihan pada momen akhir tahun 2020 ini.
Cara Indonesia mungkin beda dengan Inggris
Bus berbasis Hino RK8 ini berbalut bodi Jetbus 3+ SHD Voyager dari karoseri Adi Putro.
Truk multifungsi ini didesain khusus untuk memberikan layanan yang terintegrasi dan komprehensif meliputi penjualan, perawatan, perbaikan kendaraan
Minyak rem harus diganti rutin tiap 40 ribu km atau 2 tahun
Rencananya pada tahun 2021 akan direalisasikan lima unit bus yang akan ditempatkan di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Penutupan direncanakan akan memakan waktu sekitar sebulan hingga 16 Januari 2021.
Bus listrik akan diuji sebagai armada Bandara Soekarno Hatta, Jakarta Airport Connection (JAC), Jakarta Residence Connection (JRC)
Secara penampilan, bus Sleeper Class ini memiliki basis Jetbus 3+
Tak tanggung, ada tiga bus yang dirilis Adhi Putra oleh karoseri Laksana. Uniknya, meski sama-sama bersasis Hino RK260, ketiganya memiliki tampilan yang berbeda.
Secara biaya, bus listrik memang memiliki keunggulan dibanding versi diesel konvensional.
Saat itu bus listrik produk lokal ini bukan dibangun oleh sebuah perusahaan komersil, melainkan buatan Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI dari Kementerian Riset dan Teknologi.
Pada trayek bus yang mulai beroperasi 8 Desember ini akan melayani penumpang Terminal Ubung- Pantai Matahari Terbit di Sanur.
Bus tersebut merupakan bus pertama yang sanggup mengonsumsi bahan bakar jenis biogas (Biomethane) yang di tahun 2020 ini mulai bertugas secara penuh.