Otodriver

Sebelum Toyota mengejutkan publik lewat Camry bermesin ganda di ajang Super Taikyu, konsep dual engine ternyata sudah lebih dulu mewarnai sejarah motorsport. Dari Alfa Romeo Bimotore 16C pada 1935, Hurst Hairy Olds Twin Engine dengan tenaga hingga 2.400 hp, eksperimen Volkswagen dan Lancia di dunia reli, hingga Suzuki Escudo racikan Nobuhiro “Monster” Tajima yang berjaya di Pikes Peak. Menggabungkan dua mesin dalam satu mobil bukan sekadar soal tenaga. Tantangan terbesar justru terletak pada sinkronisasi, distribusi bobot, serta harmonisasi kerja kedua mesin agar mampu menghasilkan performa maksimal. Kini, Toyota kembali menghidupkan konsep tersebut lewat Camry dual engine di Super Taikyu. Apakah ini hanya eksperimen balap, atau menjadi awal lahirnya teknologi baru? Tulis pendapat Anda di kolom komentar. #Otodriver #DualEngineCar

Klik untuk melihat lainnya