Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Toyota ProAce: Bukan Buatan Toyota?

Tapi penjualannya di dealer Toyota
Van
Kamis, 16 Februari 2023 12:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Bisa jadi Toyota memang tidak identik dengan mobil van atau boks, jika menyebut kebiasaan di Indonesia. Namun bukan berarti tidak ada model van yang dilabeli Toyota, salah satunya ProAce. Ya, dari namanya mengingatkan soal Toyota HiAce sebagai van yang juga bisa dikonversi sebagai kendaraan penumpang.

Tapi sebenarnya, ProAce yang muncul perdana tahun 2013 sebenarnya tidak punya hubungan apapun dengan HiAce. Karena ProAce, ternyata, diproduksi oleh pabrikan asal Eropa yang pernah bernama PSA Group yang kini bernama Stellantis. Nama ini tidak lain adalah rumah bagi Citroen, dan ProAce memakai  basis dari Citroen Dispacth, Peugeot Expert, sampai Vauxhall Vivaro.

Kalau sudah begitu, ProAce bisa disebut sebagai produk “rebadging”. Karena van Toyota ini praktis hanya menyisakan soal bumper depan belakang, dan juga detail pada lampu ekterior yang membedakannya dari tiga van Eropa lainnya tadi.

BACA JUGA

Mesinnya ada yang 1.500 cc dan 2.000 cc, ada versi angkut penumpang 9 orang

Untuk soal mesin, ProACe memakai mesin 1.500 cc dengan dua ‘varian’ tenaga; 100 dan 120 daya kuda. Transmisinya manual dengan enam percepatan. Ada satu lagi varian mesin yang bisa dipilih, kapasitasnya 2.000 cc, masih dengan dua varian tenaga; 120 dan 174 daya kuda. Bertransmisi otomatis delapan percepatan. 

Saudaranya dari Peugeot, Citroen, dan Vauxhall hanya punya pilihan mesin 2.000 cc dengan daya puncak 147 daya kuda.

Sementara varian berdasarkan ukuran bodi ada tiga; Compact, Medium, dan Long. Oya, satu lagi ada varian yang bisa angkut Sembilan orang.

Untuk soal purna jual, semua unit ProAce dilakukan di jaringan perawatan Toyota di Eropa. Begitu juga jika ingin membelinya.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

1 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

1 tahun yang lalu


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Van
Inilah Toyota Proace Max 2023

Hanya ada versi listrik dan diesel Euro 6

1 tahun yang lalu


Truk
Truk Ford Ternyata Masih Dibuat di Turki, Rusia, Dan Tiongkok

‘Sayang’ mesinnya Euro 6, (masih) sulit masuk Indonesia

2 tahun yang lalu


Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Van
Nissan ‘Hanya’ Akan Rilis Van Listrik…

Pasar Eropa jadi langkah awal

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

1 hari yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu