Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Ini Alasan Keluarga Kusmajadi Pilih Canter Buat Camper Van

Mitsubishi Canter dipilih karena untuk menjadi Camper Van sudah memiliki izin Sertifikasi Uji Tipe (SUT). Jika bikin baru, SUT ini membutuhkan biaya cukup besar.
Van
Rabu, 22 Januari 2020 10:45 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Sebenarnya, masih banyak kendaraan yang bisa dipilih sebagai basis camper van. Namun bagi Keluarga Kusmajadi yang viral karena keliling Indonesia memakai camper van/motorhome, Mitsubishi Canter FE71L tetap menjadi pilihannya. Kenapa?

Ternyata alasan Si Moti, julukan motorhome dipilih dari basis truk engkel empat roda dikarenakan sesuai dengan pertimbangan utama, yakni legalitas. Di mana untuk menjadi camper van, sebuah kendaraan harus memiliki izin Sertifikasi Uji Tipe (SUT).

"Untuk membuat SUT baru, prosesnya cukup kompleks dan menelan biaya antara Rp 25-50 juta. Maka untuk efektivitas budget dan waktu, kami memilih model dan tipe yang sudah bersertifikat. Kami tinggal mengurus Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) saja. Ibaratnya manusia, status dan identitas Moti lengkap dan legal, jadi bisa tenang melenggang di jalanan," tulisnya di akun Instagram Keluarga Kusmajadi.

Menurutnya, dengan izin SRUT tersebut, desain Moti sudah fixed dan tidak bisa diubah. Spesifikasi eksteriornya tetap 4 ban, panjang 6,2 m, lebar 1,8 m, serta tinggi 3,2 m. Sedangkan interiornya bisa disesuaikan untuk kebutuhan dan kenyamanan penumpang.

BACA JUGA

"Selain legalitas pastinya Moti juga bisa memenuhi berbagai hal yang kami butuhkan, dengan ruang yang cukup luas dan nyaman untuk kami tinggali selama di perjalanan," urainya lagi.


Tags Terkait :
Keluarga Kusmajadi Camper Van Mitsubishi Canter
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Van
Ini Alasan Keluarga Kusmajadi Pilih Canter Buat Camper Van

Mitsubishi Canter dipilih karena untuk menjadi Camper Van sudah memiliki izin Sertifikasi Uji Tipe (SUT). Jika bikin baru, SUT ini membutuhkan biaya cukup besar.

5 tahun yang lalu


Van
Libur Akhir Tahun Dengan Camper Van, Kenapa Tidak?

Salah satu alternatif liburan akhir tahun, menggunakan camper van untuk berpelesir, merupakan pengalaman yang mengasyikkan. Tak hanya luar negeri, di Indonesia sudah ada rentalnya.

5 tahun yang lalu


Van
Piknik Pakai Camper Van di Indonesia, Wajib Pilih-Pilih Jalan

Ada hal yang patut diperhatikan diluar kondisi kendaraan saat berwisata dengan camper van. Yaitu kondisi jalur yang akan ditempuh.

5 tahun yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : POV Jadi Sultan, Mudik Dengan Lexus LM 350h Seharga Rp 3,4 Miliar

Harga Lexus LM 350h Rp 3,4 miliar, mobil termahal di Mudik In Style 2026. Pengalaman mudik nyaman ke Jawa Timur dengan kabin luas, mesin hybrid, dan fitur ADAS canggih.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

5 jam yang lalu


Pikap
Daihatsu Donasikan Pikap Gran Max Untuk SMK Di Sumba Timur

Sebagai sarana penunjang untuk kegiatan praktek lapangan sektor agrobisnis.

1 hari yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

1 hari yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

1 hari yang lalu