Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Apa Itu Truk eTopas SuperPanther ?

Kolaborasi pabrikan Tiongkok dan Austria, gabungan penguasaan teknologi kendaraan listrik dan superioritas manufaktur
Truk
Kamis, 7 November 2024 20:47 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Gabungan teknologi kendaraan listrik gaya Cina dan kekuatan manufaktur ala Austria


BUS-TRUCK - Luar biasa perkembangan industri otomotif berbasis tenaga listrik dari Tiongkok. Nyaris tidak punya jeda dalam melansir berbagai teknologi terbaru bagi dunia kendaraan listrik. 

Salah satunya, SuperPanther, berdiri tahun 2022, yang pada ajang IAA Transportation bulan September lalu bikin kejutan dengan pengumuman kolaborasi bersama Styer Automotive GmbH. 

Seperti diketahui, Styer, merupakan kampiun manufaktur asal Austria yang sudah beroperasi sejak tahun 1915. Hingga kini produk yang paling terkenal adalah Mercedes-Benz G-Class dan Unimog. 

BACA JUGA

Sementara itu SuperPanther merupakan perusahaan yang sejak awal pendiriannya fokus pada komponen berteknologi tinggi untuk kendaraan komersial. Khususnya yang bertenaga listrik, seperti gardan (eAxle), thermal management system, charging system, maupun controller. 

Perusahaan yang bermarkas di Jiangsu, Tiongkok, itu ternyata punya hubungan dekat dengan sejumlah raksasa otomotif Negeri Tirai Bambu itu. Sebut saja Henan Great Wall yang berada di bawah naungan konglomerasi industri baja Cina, Hebei Anfeng Iron & Stell Group. 

Posisi itu juga yang membuat SuperPanther bisa memperoleh kemudahan dalam merancang bangun sasis truk maupun kendaraan buat dunia logistik lainnya. 

Berbagi keunggulan kompetitif 

Kolaborasi SuperPanther dan Steyr Automotive tentu saja ada tahapan berbagi keunggulan kompetitif di antara keduanya. 

Berdasarkan keterangan dari lama resmi SuperPanther, perusahaan belia ini akan mengambil porsi dalam hal pengembangan teknologi otomotif termutakhir. Sementara itu pihak Steyr Automotive akan ambil peran dalam hal produksi serta kendali mutu. 

Produk pertama yang dihasilkan dari kolaborasi Eropa dan Tiongkok ini adalah eTopas 600. Ini truk yang hanya akan dipasarkan buat pasar Eropa. 

Pembangkit dayanya berasal dari baterai berjenis LFP untuk bisa mendorong truk dengan desain cab yang futuristis melaju sejauh 500 kilometer. Potensi performa ini juga disebabkan adanya gardan elektrik tegangan tinggi yang berdaya 876 volt. 

Untuk menjamin terjaganya tingkat efisiensi dari eTopas dimanfaatkan sistem thermal management yang diklaim juga sudah memakai fitur teknologi pintar. Fitur-fitur ini diyakini aka bisa mendatangkan performa truk yang maksimal, tingkat efisiensi atas konsumsi energi listrik yang terbaik, jarak tempuh terjauh, daya tahan, dan kontrol kendali secara digital.

Truk ini direncanakan sudah hadir di pasaran tahun depan. 

Partnership antara SuperPanther dan Steyr Automotive merupakan langkah maju dalam industri truk listrik kelas heavy duty. Peran kedua perusahaan ini kami yakini bisa menghasilkan produk yang ramah lingkungan di tengah peningkatan permintaan atas moda transportasi tanpa emisi,” bangga Michael Ruf, President SuperPanther European Market. (EW)

 Spesifikasi truk eTopas termasuk paling caggih saat ini


Tags Terkait :
Truk Listrik Etopas 2025
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Imbas Sengketa Nama Denza, BYD Daftarkan Danza

Mahkamah Agung tolak kasasi BYD atas sengketa merek Denza. BYD daftarkan nama Danza imbas sengketa Denza di Indonesia sebagai langkah antisipasi.

2 minggu yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

3 minggu yang lalu


Van
Farizon Siapkan Van Sampai Truk Heavy Duty, Ini Bocorannya

Farizon V8E van kargo listrik Indonesia debut semester I 2026 di GIICOMVEC dengan kapasitas 7,9 m³. Siapkan juga truk heavy duty untuk pasar lokal.

4 minggu yang lalu


Berita
Fitur ADAS Xpeng G6 Canggih Di Luar Nalar

Xpeng menjadi salah satu merek baru yang hadir di Indonesia. Fitur mereka tergolong canggih untuk model di segmennya.

3 bulan yang lalu


Berita
BYD Siapkan Pikap Yang Jadi Pesaing Stelantis Dan Chevrolet

BYD diketahui tengah melakukan ekspansi menyasar produksi pikap berukuran menengah.

5 bulan yang lalu


Bus
Bus Listrik Lokal Sudah Semakin Sempurna

Perlu dukungan pemerintah untuk mengecilkan keran impor bus listrik

9 bulan yang lalu


Van
Truck BYD Paling Laris di Italia

Di Eropa BYD juga sudah pasarkan truk, van, dan bus serta jaringan pengisian daya listrik.

10 bulan yang lalu


Berita
20 Tahun Silam, Bose Sudah Bikin Suspensi Canggih Ala BYD Yangwang U9

Dua puluh tahun sebelumnya Bose, yang kita kenal sebagai pembuat audio premium ternyata sudah mengenalkan sistem suspensi yang mampu melakukan ‘trik’ tersebut.

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu