Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Holcim Luncurkan 1.000 Truk Molen Tenaga Listrik

Aktivitas dunia konstruksi sebenarnya termasuk penghasil polutan yang tinggi
Truk
Sabtu, 27 Mei 2023 15:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Raksasa konstruksi asal Swiss, Holcim, juga tergerak untuk memanfaatkan armada truk olah racik semen mereka yang bertenaga listrik. Bulan ini disepekati pembelian 1.000 unit ‘truk molen’ tenaga listrik yang akan dipakai di berbagai wilayah operasi Holcim di Eropa.

Pengiriman perdana akan dilakukan pada kuartal keempat tahun ini. Kolaborasi antara Holcim dengan Volvo Group ini  berjangka waktu sampai tahun 2030. Kebetulan keduanya tergabung dalam aliansi bernama “First Movers Coalition” yang fokus pada pemanfaatan kendaraan berteknologi ramah lingkungan.

“Program “net-zero” jelas membutuhkan kerjasama yang efektif untuk semua lini usaha kami dan dunia otomotif Eropa,” tegas Chairman Holcim, Jan Jenisch awal bulan ini. Pihaknya disebutkan sangat antusias atas jalinan kerjasama dengan pihak Volvo dalam rangka mencapai target 30 persen dekarbonisasi pengoperasian truk berspesifikasi “heavy-duty”.

Baca juga : Truk Semen Tenaga Listrik Pertama

BACA JUGA

Kesadaran dunia di Eropa dalam mengoperasikan kendaraan listrik dan energy alternative dalam kegiatan rutin semakin masif dalam lima tahun terakhir. Tahun lalu raksasa bisnis daring asal Amerika Serikat, Amazon, menggelontorkan dana investasi sebesar 975 juta dolar AS untuk kendaraan kirim barang mereka yang beroperasi di Eropa.

Baca juga : Fuso: Setelah Euro 4 Langsung Geber Elektrifikasi

Investasi itu untuk pengembangan armada tenaga listrik berupa van, truk, dan juga infraktruktur pendukungannya. Pihak Amazon saat ini sudah memilik 3.000 unit van tenaga listrik di sejumlah negara di Eropa. Targetnya ada 10.000 unit sampai tahun 2030.   

Perusahaan asuhan Jeff Bezos ini juga sudah melakukan penjajakan yang intensif dengan pihak Tesla, Frightliner, serta Volvo untuk percepatan pengadaan 1.500 unit truk angkut berat tenaga listrik untuk wilayah Benua Biru itu.

Baca juga : DAF Makin Seriusi Truk Listrik


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu