Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Truk Masa Depan Versi Hyundai

Semakin canggih dan tanpa sopir
Truk
Selasa, 15 November 2022 11:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Kalau bicara soal drone, bisa diawali dari ‘sebutan resmi’ sebagai “Unmanned Aerial Vehicle” atau disingkat UAV. Artinya secara teknis adalah pesawat yang diterbangkan tanpa awak atau unmanned. Namun dalam perkembangannya kata drone akhirnya diarahkan pada satu moda tanpa awak yang dikenadalikan dari jarak jauh.

Moda tanpa awak itulah yang sebenarnya sedang dipersiapkan oleh banyak pabrikan sebagai pilihan kendaraan masa depan. Meski dalam lima tahun belakangan sudah ada yang dioperasionalkan secara resmi, meski secara luasan belum mengalahkan keberadaan kendaraan konvensional.

Seperti yang dilakukan oleh Hyundai yang lewat Trailer Drone. Ini merupakan  sistem transportasi guna mengangkut kontainer dengan dukungan tenaga hidrogen serta mampu beroperasi sepenuhnya secara mandiri. Karena desain tangki hidrogennya dikemas secara unik, bisa menyesuaikan satu kebutuhan perjalanan, membuat kendaraan angkut barang ini diklaim mampu menempuh perjalanan takkurang dari 1.000 kilometer sejak pengisian daya awal.

Hyundai kendaraan angkutnya kali ini sangat invovatif, bisa dilihat dari keberadaan “e-Bogie” , mirip kepala truk di depan dan juga roda gandaran belakang trailer. Keduanya bisa bergerak menyesuaikan arah manuver yang hendak dituju. Alhasil Trailer Drone punya radius putra yang jauh lebih sempit dibandingkan rangkaian trailer konvensional yang ada saat ini.

BACA JUGA

Kedua e-Bogie itu juga memungkinkan dilakukannya gerakan menyamping, misalnya saat akan parkir. Selain itu ada 'Mode Cluster' yang memungkinkan beberapa Drone Trailer untuk bepergian bersama dalam konfigurasi yang hampir seperti kereta api.

Selain itu, jika e-Bogie tidak dipakai angkut barang, bisa dioperasikan secara terpisah dari trailer kontainer. Ya, e-Bogie dapat digunakan untuk kegiatan lagi seperti angkut barang yang lebih kecil dimensinya, bisa sebagai alat bantu untuk keperluan pemadaman kebaran, sampai untuk keperluan kegiatan konstruksi.

Kehadiran Trailer Drone ini seiring dengan konsep Hyundai untuk menghadirkan kendaraan tanpa energi fosil pada tahun 2028. “Visi Hyundai Motor Group adalah menerapkan energi hidrogen di semua bidang kehidupan dan industri seperti rumah, tempat kerja, dan pabrik kami,” kata bos Hyundai Motor Group, Euisun Chung.  


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
‘Toyota Rangga 'Jadi' Rilis Januari 2024?

Salah satu mobil ‘most anticipated’ di segmen pikap nasional

2 tahun yang lalu


Bus
Mercedes-Benz O 6600 H, Bus Mesin Belakang Pertama Di Dunia

Lokasi mesin belakang bikin penumpang lebih nyaman

2 tahun yang lalu


Truk
Truk Ford Ternyata Masih Dibuat di Turki, Rusia, Dan Tiongkok

‘Sayang’ mesinnya Euro 6, (masih) sulit masuk Indonesia

2 tahun yang lalu

Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Berita
Volvo FH, Truk Listrik Terbaik Versi IToY 2024

Truk listrik makin jadi perhatian di dunia

2 tahun yang lalu

Pikap
Isuzu Panther Pikap, Masih Layak Diandalkan?

Harga solar yang ‘tinggi’ kini jadi tantangan

2 tahun yang lalu


Bus
Inilah Bus Mesin Belakang Pertama Di Indonesia

Inspirasi lokasi mesin seperti pada VW Kombi

2 tahun yang lalu


Bus
Sasis Bus “Quad Axle” Berpeluang Masuk Indonesia?

Keberadaan jalan tol Trans Jawa membuka kembali asa ini

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

18 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu