Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Truk Toyota Buaya, Truk Besar Pertama Dan Terakhir

Truk ini masuk pertama ke Indonesia melalui jalur militer dan saat ini masih banyak dikaryakan untuk pekerjaan angkut batu dan tanah
Truk
Sabtu, 15 Februari 2020 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Di bawah era 80-an, truk konvensinal alias truk dengan hidung masih cukup mendapat tempat di jalanan Indonesia. Namun seiring perkembangan yang ada jenis truk ini tergeser dengan kehadiran truk tanpa hidung atau Cabin Over Engine (COE) yang menawarkan kapasitas bak lebih besar tanpa harus menambahkan panjang keseluruhan kendaraan.

Wajah-wajah seperti Chevrolet, Ford, GMC, Dodge ataupun Bedford menjadi pemandangan yang jamak ditemui saat itu, termasuk keberadaan truk Toyota yang dikenal luas sebagai Toyota Buaya. Nama Toyota Buaya disematkan lantaran moncong truk ini yang mirip dengan buaya, terlebih ketika kap mesinnya dibuka.

Nama sebenarnya dari truk ini adalah Toyota FA100 yang dibekali dengan mesin bensin 1F, 6 silinder, 3.878 cc dan tipe lainnya, bermesin 2F, 4.230cc. Sedangkan versi dieselnya disebut sebagai Toyota DA100 dengan mesin 2D, 6 silinder inline, 6.494cc.

BACA JUGA

Truk yang masuk ke Indonesia pada 1965 ini merupakan generasi kedua, pada awalnya digunakan oleh militer dan hanya tersedia varian bermesin bensin yang didatangkan melalui program kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jepang dan memasuki pasar komersial umum saat truk ini mulai dijajakan oleh Astra International pada tahun 1969 hingga 1971.

Baru setelah Toyota Astra Motor (TAM) berdiri pada 1971, pemasaran truk ini diambil alih oleh TAM hingga akhir masa edarnya pada tahun 1986. Di bawah kendali TAM, truk ini sempat diekspor secara SKD (Semi Knock Down) ke beberapa negara, seperti Nigeria dan Australia pada 1973.

Versi sebelum facelift, banyak digunakan oleh militer

Pada tahun 1976 Toyota memberi facelift pada truk ini, sekaligus mengenalkan varian bermesin diesel untuk pasar Indonesia dan versi bensinnya mendapatkan upgrade mesin yang lebih besar dan bertenaga yakni 2F. Ciri yang mudah dikenali dari versi ni adalah warna standar, Nebula Green dan menggunakan lampu sein serupa milik Toyota Land Cruiser FJ40.

Toyota tidak hanya menjajakannya sebagai pengangkut barang saja, namun juga untuk dikaroserikan sebagai bus. Khusus untuk versi bus ini hanya dijual chasis + cowl depan saja.

Bus ‘Buaya’ ini banyak digunakan untuk instansi pemerintah dan perusahaan untuk mengangkut karyawan, sementara untuk PO swasta, salah satu yang sempat menggunakan bus Toyota Buaya adalah Po Safari Dharma Raya (OBL).

Banyak digunakan sebagai bus di instansi pemerintah dan PO bus 

Khusus untuk pasar Indonesia, truk ini merupakan satu-satunya truk besar yang pernah dijajakan oleh Toyota Indonesia.

Walau keberadaannya sudah banyak tersingkirkan dari jalanan, namun hingga saat ini truk ini masih banyak dikaryakan sebagai truk pengangkut batu atau galian tanah yang masih bisa diandalkan.

Digunakan untuk Pemadam Kebakaran
Sempat jadi tulang punggung perniagaan nasional

Tags Terkait :
Toyota Truck FA100 DA100 Big Truck
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Truk Toyota Buaya, Truk Besar Pertama Dan Terakhir

Truk ini masuk pertama ke Indonesia melalui jalur militer dan saat ini masih banyak dikaryakan untuk pekerjaan angkut batu dan tanah

6 tahun yang lalu


Truk
Inilah Truk Buaya

Legenda yang sudah makin minim populasinya di Indonesia

3 tahun yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

3 minggu yang lalu


Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

4 minggu yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Diramaikan Partisipan Baru

Ajang paling solutif di segmen kendaraan komersial tahun ini siap dihadirkan.

1 bulan yang lalu


Van
Mitsubishi Versa Van, Calon Pengganti L300?

Peluang pasar van ukuran mid-size di Indonesia terbilang besar

2 bulan yang lalu


Berita
HiAce Gen V Telah Berumur 22 Tahun, Tetap Awet Ditawarkan Dan Dapat Penyegaran Di Jepang

Mobil berkode H200 diperkenalkan sejak 2004 tahun ini telah berumur 22 tahun tanpa adanya perubahan model yang berarti.

3 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu