Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Ini Alasan Pick Up Kurang Laku Di Eropa

Namun tren itu sudah mulai berubah
Pikap
Rabu, 10 Agustus 2022 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Pick up atau biasa disebut juga truck di Tanah Amerika Serikat merupakan satu jenis kendaraan ‘sejuta umat’. Hampir mustahil tidak menemukan mobil jenis ini di seantero Amerika. Ditambah lagi raksasa otomotif Amerika seprti Ford, General Motors, dan sekarang ada Tesla punya berbagai model serta varian mobil angkut barang ringan itu.

Nah, yang agak menggelitik sebenarnya adalah mengapa di seberang Atlantik alias Eropa kendaraan seperti itu kurang digemari. Hal yang paling sering mengemuka adalah, pertama soal bahan bakar.

Ya, dengan dukungan mesin yang rata-rata berkapasitas besar membuat konsumen di Eropa enggan membeli pick up ala Amerika. Bukannya apa-apa, harga rerata bahan bakar di hampir seluruh wilayah Eropa lebih tinggi dibandingkan di Amerika Serikat. Belum lagi soal standar emisi yang berbeda antara kedua wilayah itu.

Selain itu, ketersediaan dimensi jalan di umumnya negara di Eropa juga tidak sebesar di Negeri Paman Sam. Ini juga termasuk ruang parkir, tentu akan banyak kesulitan bermanuver jika mengendarai mobil seperti Toyota Tundra atau yang sekelasnya.

BACA JUGA

Namun dengan munculnya produk seperti VW Amarok, Hyundai Santa Cruz, bahkan eksistensi Toyota Hilux ditengarai makin dilirik konsumen mobil Eropa. Terlebih dengan semakin masifnya pemakaian opsi motor listrik maupun hibrida sebagai pembangkit daya untuk mobil pick up yang akan dipasarkan ke wilayah Benua Biru itu.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

2 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu