Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Menjajal Perjalanan Bus Listrik Bekasi–Jogjakarta Tarif Rp 170 Ribu, Ini Plus Dan Minusnya

Perjalanan bus listrik sebagai armada antar kota antar provinsi (AKAP) kini mulai memasuki babak baru. PO Sumber Alam menguji coba operasional bus listrik merek Higer pada rute Bekasi–Jogjakarta.
Bus
Rabu, 20 Agustus 2025 14:14 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Bus Listrik PO Sumber Alam (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)


OTODRIVER – Perjalanan bus listrik sebagai armada antar kota antar provinsi (AKAP) kini mulai memasuki babak baru. Di mana PO Sumber Alam menguji coba operasional bus listrik merek Higer pada rute Bekasi–Jogjakarta

Didukung oleh KALISTA, selaku penyedia ekosistem kendaraan listrik (EV) komersial dengan solusi end-to-end, bus yang memiliki kapasitas 40 penumpang konfigurasi kursi 2-2 bisa beroperasi layaknya bus bermesin konvensional.

"Ini adalah uji coba tahap ketiga yang berlangsung hingga akhir Oktober 2025," ucap GM PO Sumber Alam, Boy Setyadi pada OTODRIVER.

BACA JUGA

Perjalanan perdana ini dimulai dari Pool Pondok Ungu, Bekasi, pada Rabu (14/8) pukul 10.00 WIB dan tiba di Jogjakarta pada Kamis (15/8) pukul 00.04 WIB.

Interior Bus Listrik PO Sumber Alam (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

Perjalanan dimulai dengan kondisi baterai terisi 95 persen. Pada pukul 12.00, bus tiba di Rumah Makan Taman Selera, Cikamurang, dengan sisa daya 60 persen.

Di titik ini dilakukan pengisian pertama menggunakan fasilitas charger Invi berdaya 200 kW. Proses pengisian berlangsung hingga pukul 13.27 dengan hasil 91 persen. Total energi yang masuk tercatat 102.56 kWh.

Perjalanan kembali dilanjutkan hingga titik pengisian daya kedua di Rest Area Sumber Alam, Ajibarang, sekitar pukul 17.45 WIB dengan sisa 38 persen.

Pengecasan Bus Listrik PO Sumber Alam (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

Di sini bus berhenti 55 menit untuk pengecasan sekitar 154,2 kWh dari posisi 35 ke 85 persen. Setelah itu, bus singgah di Pool Kutoarjo pada pukul 22.00 untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Akhirnya, bus tiba di Pool Jogjakarta pada pukul 00.04 dini hari dengan sisa daya 41 persen, yang kemudian diisi kembali hingga penuh di pool PO Sumber Alam.

Kesimpulan dalam perjalanan ini, bus listrik ini nyaman karena sudah dilengkapi pendingin udara (AC) penuh serta suspensi udara yang membuat perjalanan lebih halus.

Suasana kabin juga terasa lebih senyap karena minim getaran mesin, sehingga penumpang dapat beristirahat dengan lebih nyaman.

Kelistrikan Bus Listrik PO Sumber Alam (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

Dari sisi harga, tiket perjalanan ditawarkan dengan tarif Rp170 ribu. Tarif ini dianggap cukup terjangkau untuk rute panjang antarprovinsi.

Meski nyaman dan ramah lingkungan, perjalanan bus listrik ini membutuhkan waktu tempuh sekitar 12 jam (dalam kondisi perjalanan normal). Terkait rute operasional yang memang mengikuti jalur resmi divisi Patas PO Sumber Alam, yakni via Bumiayu, Kebumen dan Kutoarjo. Kondisi ini membuatnya kurang cocok bagi penumpang yang ingin mengejar waktu. 

Bahkan saat diuji bersama awak media, perjalanan molor ke 14 jam, karena banyak melakukan perhentian untuk sekadar beristirahat, atau buang air. Yup, armada ini tidak menyediakan toilet. Sehingga penumpang wajib manfaatkan waktu pemberhentian sebaik-baiknya.

Bus Listrik PO Sumber Alam (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

"Soal waktu tempuh, kami tidak mengubah jarak dan rute perjalanan operasional PO Sumber Alam," kata Maura Rinjani, Marketing Manager Kalista, selaku pihak yang menghadirkan solusi ekosistem bus listrik PO Sumber Alam.

Meski demikian, perjalanan Bekasi–Jogjakarta ini menjadi salah satu upaya awal penerapan bus listrik sebagai armada AKAP di Indonesia.

Jika infrastruktur pengisian daya semakin berkembang dan teknologi baterai semakin efisien, bus listrik berpotensi menjadi pilihan utama transportasi jarak jauh yang ramah lingkungan di masa mendatang. (IP)


Tags Terkait :
Bus Listrik Kalista INVI PO Sumber Alam
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

3 minggu yang lalu


Bus
Ternyata Ini Masalah Bus Medium Listrik Belum Dioperasikan Transjakarta

Transjakarta ungkap masalah bus medium listrik Mikrotrans: kapasitas baterai dan jangkauan operasional harian belum sesuai kebutuhan layanan.

3 bulan yang lalu

Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

3 bulan yang lalu

Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

3 bulan yang lalu


Terkini

Truk
UD Trucks Extra Mile Challenge 2026: Sarana Menghadirkan Pengemudi Truk Yang Profesional

Berbalut kegiatan kompetisi untuk memberi pembekalan berbagai aspek operasional kendaraan niaga

1 hari yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

1 hari yang lalu


Truk
Fuso Karoseri Award 2026: Konsistensi Menjaga Mutu Produk Berstandar Pabrikan

Karoseri merupakan salah satu ujung tombak di eksosistem kendaraan niaga.

1 hari yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

1 hari yang lalu