Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Di GIIAS 2025 DCVI Serahkan 10 Bus Mercedes-Benz

TKDN sasis sudah mendekati 40 persen
Bus
Jumat, 1 Agustus 2025 10:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
DCVI serahkan 10 unit bus melalui empat karoseri utama nasional (Foto :DCVI)


BUS-TRUCK - Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem transportasi darat nasional dengan menyerahkan secara resmi 10 unit bus Mercedes-Benz terbaru kepada sejumlah perusahaan otobus (PO) dari berbagai wilayah Indonesia. 

Kegiatan tersebut dilakukan di sela-sela perhelatan GIIAS 2025 pekan pertama (26-27/7). 

Sepuluh unit bus berbagai model itu bodinya digarap oleh empat karoseri nasional; Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada. 

Kuartet karoseri itu telah jadi bagian tak terpisahkan dalam perjalanan Mercedes-Benz Bus di Indonesia dalam lima dekade terakhir.

BACA JUGA

Penyerahan unit bus itu juga menandai adanya bukti signifikan soal peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan industri penunjang, serta dukungan berkelanjutan melalui pelatihan teknisi dan layanan purna jual. 

Dalam sambutannya, Presiden Direktur DCVI, Naeem Hassim, menyebutkan bahwa pihaknya  menganggap bahwa kolaborasi erat antara APM dengan industri karoseri lokal telah mampu dijadikan bukti terciptanya solusi mobilitas yang andal dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

Bagi DCVI ekosistem bersama pihak karoseri tidak bisa lagi dipandang sebagai pelengkap. 

Karena menurut Naeem, sektor karoseri sudah terbukti mampu memberikan multiplier effect sebagai bagian dari industri strategis. Setidaknya bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, menggerakkan ekonomi daerah, dan menopang infrastruktur dasar transportasi publik di Indonesia. 

Bodi Skylander R25 racikan karoseri New Armada, sudah terpesan 300 unit (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Head of Customer Service and Parts Commercial DCVI, Faustina, mengimbuhkan bahwa ekosistem ini mencerminkan tanggung jawab pihaknya ke setiap pelanggan, termasuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. 

Ditambahkan lagi oleh Faustina, faktor kemudahan mendapatkan suku cadang, perawatan, dan layan purna jual lainnya juga tetap jadi perhatian pihak DCVI. Tidak hanya saat tahap pembelian namun bisa berlanjut sepanjang siklus hidup kendaraan.

Baca juga: Melihat Langsung Pabrik Baru Bus-Truk Mercedes-Benz, Siap Memenuhi Target Asia Pasifik

Baca juga: DCVI Bikin Divisi Konsultasi Karoseri

Konsistensi mematuhi Bodybuilder Advisory (BBA)

Setiap unit bus Mercedes-Benz yang diserahkan dibangun di atas sasis unggulan DCVI seprti seperti; OH 1626 S, OH 1626 L, OF 1623, OF 917 Short, hingga O500 2445. 

Seluruhnya dikembangkan dengan pendampingan teknis langsung oleh tim Body Builder Advisory (BBA) DCVI. Oleh tim ini akan dipastikan proses desain, konstruksi bodi, dan integrasi sistem di setiap karoseri dilakukan sesuai dengan Mercedes-Benz Bodybuilder Guidelines yang mengacu pada standar ketat dari Daimler Truck AG (DTAG), Jerman. 

Naeem menjabarkan lagi, dengan dukungan teknis dari tim BBA DCVI, setiap karoseri kami mampu menghasilkan bodi yang aman, presisi, dan efisien dalam integrasinya dengan sasis Mercedes-Benz. Ini adalah fondasi penting bagi keandalan produk Mercedes-Benz di pasar.

Seluruh line-up DCVI juga telah melalui proses homologasi dan kompatibel dengan standar karoseri bus nasional melalui pendampingan tim Bodybuilder Advisory (BBA) DCVI.

Dipungkaskan oleh Naeem, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk-produk DCVI saat ini sudah berada di kisaran 28-33,8 persen. Ditargetkan pencapaian TKDN 40 persen akan terpenuhi pada tahun 2026. (EW) 

Panduan teknis dari DCVI termasuk juga soal detail serta instalasi komponen di dalam kabin bus (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Layanan after sales pasca pembelian sangat krusial di segmen kendaraan komersial (Foto : Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Bus Giias
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ternyata Kebijakan Ganjil Genap Menambah Jumlah Kendaraan

Keberadaan transportasi massal yang kebih banyak dan ERP perlu secepatnya diwujudkan.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub: Kecelakaan Bus Tertinggi Ketiga Nasional

Perusahaan otobus makin dituntut menerapkan standar pelayanan dan operasional armada sesuai regulasi nasional.

1 hari yang lalu


Berita
GIIAS Semarang Berlangsung Mulai 30 September, Segini Harga Tiket dan Para Pesertanya

GIIAS Semarang akan menjadi magnet bagi para pecinta otomotif khususnya di Jawa Tengah. Simak para peserta yang hadir dan harga tiketnya.

1 hari yang lalu


Bus
Hino Bus Rilis Tiga Bus Baru Dengan Fitur Safety Termutakhir

Perlindungan ditujukan ke pengemudi, penumpang, dan pemakai jalan lain.

1 hari yang lalu


Truk
Hasil Pertama Kolaborasi Toyota dan Daimler Trucks, Medium Truck Yang Lebar

Dibangun dengan basis truk Hino, dipasarkan dengan label Mitsubishi Fuso.

1 minggu yang lalu

Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

3 minggu yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

4 minggu yang lalu


Bus
Hino Terus Handover Sampai Pekan Terakhir GIIAS 2026

Bukti komitmen sinergi pabrikan, karoseri, dan operator

4 minggu yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

5 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu