Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

‘Selendang’ Itu Nyawanya Bis

Bagi karoseri Laksana jadi salah satu penentu keserasian desain bus
Bus
Jumat, 14 Juli 2023 15:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Desain bodi bus SR1 dari karoseri Laksana hingga saat ini banyak dianggap sebagai salah satu ikon desain otomotif karya anak bangsa. Berdasarkan pengakuan Kusririn yang menjabat sebagai R&D Manager Laksana, desain SR1 karakternya sesuai kondisi jalan di Indonesia.

Sejurus kemudian dijelaskan soal prinsip dasar dari desain yang jadi benang merah setiap model bodi bus buatan perusahaan yang bermarkas di Ungaran, Jawa Tengah, itu. “Ada tiga hal yang harus dipastikan dari setiap desain bus kami, pertama soal proporsi, kemudian karakter desain, dan detail,” sebut Kusririn.

Dari tiga hal itu akan menjadi panduan yang berkelanjutan saat mendesain bus dengan ukuran maupun basis sasis yang berbeda. Karena menurut pria yang tinggal di kota Salatiga ini, tidak boleh ada yang berbeda secara filosofi desain, konstruksi bodi sampai pemakaian bahan dalam setiap unit bus di Laksana.

BACA JUGA

Dua titik tersulit dalam setiap desain bus Laksana

Meski begitu, masih terbuka ruang diskusi yang lebar dengan pihak pemesan untuk sejumlah detail yang diminta. MIsalnya, bus untuk peruntukan rute di pulau Jawa yang dominan jalur lurus membutuhkan struktur bodi yang lebih ‘kaku’ dibandingkan bus yang akan dipakai di jalur pulau Sumatera yang dominan kelokan sehingga diperlukan reinforce pada titik-titik tertentu sembari membiarkan titik-titik tertentu di struktur yang lain untuk bisa ‘fleksibel’.

Belum lagi soal detail interior seperti jok, panel lampu kabin, sampai desain toilet. Bahkan acap kali ada juga opsi tukar pikiran atas desain bumper depan maupun belakang bus yang pada  prakteknya akan naik-turun kapal penyeberangan.

Dari prosesi tadi ada satu hal yang tak bisa diabaikan keberadaannya dari setiap desain bus Laksana, ‘garis identitas’ yang ada di bagian “bonnet” hingga ke seperempat bodi samping. Dan tentu saja hiasan di kaca samping bagian depan yang dikenal sebagai ‘selendang’ yang umumnya ada pada bus ukuran besar.

'Selendang' titik utama sinkronisasi seluruh tarikan garis di bodi bus

“Selendang itu nyawanya bis,” singkat Kusritin yang akrab dipanggil Ririe ini. Hal itu karena bagaimanapun sebuah bus akan dilihat sosoknya dimulai dari sisi depan kemudian ke sisi samping. “Bagi kami yang namanya garis dari lampu depan itu harus ‘nyambung’ sampai ke sisi samping bahkan ke belakang bus. Dan ciri khas dari setiap desain Laksana ada di ‘garis yang ‘nyambung’ itu,” jelasnya lagi.  

Diakui Ririe bahwa sekilas terlihat sederhana saja uraiannya tadi, namun diklaimnya bahwa hal itulah yang membuat desain Laksana mudah dikenali sekaligus sulit dijiplak. “Garis yang nyambung tadi juga berkaitan kontruksi bodi bis itu sendiri, ada sejumlah detail yang tidak mudah ditiru, termasuk oleh bengkel body repair di luar kami yang sedang memperbaiki bodi bus buatan Laksana,” ungkapnya sambal menyebut bahwa proses memastikan satu desain bus bisa memakan satu tahun dari mulai sketsa.

Tarikan garis dari lampu depan yang tersambung hingga ke buritan, ciri khas desain Laksana

Dari setiap desain yang terpilih untuk diproduksi, dijuraikan lagi oleh pria kelahiran Batang, Jawa Tangah itu, telah melewati seleksi dari banyak desain bersama tim desain untuk kemudian terpilih dari ‘tiga besar’ sebagai ‘desain final’ dari 15 desain unggulan yang ada sebelumnya. “Kemudian langsung kami buat prototype dalam bentuk skala satu banding satu, materialnya sama dengan versi jadinya nanti,” jabarnya kemudian.

Rangkain 'titik temu' garis desain yang paten di tiap bus Laksana

Baca juga : Inilah Aturan Pemerintah Soal Dimensi Bus

Baca juga : Bisnis Perusahaan Otobus Semakin Menjanjikan?


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

1 hari yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu