Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Mesin Belakang Untuk Kabin Lebih Lapang

Muncul pertama tahun 1932
Bus
Jumat, 31 Maret 2023 14:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Bus sebagai salah satu moda transportasi terpopuler di dunia, bukan hanya berubah dari waktu ke waktu dari segi tampilan. Perubahan berkala dari sisi struktur teknis juag bergerak sesuai dengan perkembangan teknologi rekayasa otomotif dan juga manufaktur.

Salah satunya adalah posisi mesin, secara prinsip, masih diterapkan saat ini, adalah posisi mesin di depan dan di belakang. Ada sejumlah uraian sederhana soala kedua posisi itu. Karena sejak berakhirnya perang dunia kedua ada upaya untuk menempatkan mesin di bagian belakang sasis bus. Tetapi waktu itu ukuran serta desain mesin bus masih belum memungkinkan.

Padahal sudah ada kebutuhan dimana dek kabin jika bisa dibuat lebih rendah akan menjamin meluasnya volume kabin. Sebelumnya sempat dicoba menempatkan mesin di sisi kiri atau kanan bus, seperti pada bus AEC Q-Type pada tahun 1932 hasil dari perusahaan bus Yellow Coach asal Amerika Serikat yang kemudian memasarkan model ini untuk jadi bus kota di wilayah Inggris..

BACA JUGA

AEC Q-Type muncul tahun 1932 sebagai bus pertama yang mesinnya tidak di depan tetapi di samping

Dari dalam negeri Inggris sendiri ada kampiun bus, Leyland, pada awal tahun 1950 membuat bus tingkat yang mesinnya di belakang. Tetapi dalam perkembangan awal itu, masih belum diperoleh hasil yang maksimal atas desain itu.

Salah satu kendalanya di soal transmisi, hingga kemudian Leyland menemukan opsi yang ‘terbaik’ dengan transmisi semi otomatis yang bisa menjamin bus dapat melaju dengan lebih sempurna.

Pada dasarnya, pilihan mesin di belakang, sampai saat ini merupakan posisi yang akan membuat dek akan lebih rendah sehingga memungkinkan ketinggian bus bisa ditekan. Selain itu konfigurasi jok penumpang juga akan lebih mudah dipersiapkan.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

2 tahun yang lalu


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu


Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

1 hari yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

1 hari yang lalu