Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Begini Cara Baca Kode OH, OF, dan OC Pada Bus Mercy

Memudahkan pembeli pilih spesifikasi
Bus
Jumat, 29 Juli 2022 08:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Sasis bus Mercedes-Benz praktis merupakan produk yang punya sejarah panjang di Tanah Air. Kehadirannya dimulai tahun 1970 saat Daimler-Benz AG mendirikan PT Star Motors Indonesia. Bukan hanya, pada saat yang sama berdiri pula PT German Motors Manufacturing sebagai sebagai pabrik dan perakitan kendaraan dari Daimler-Benz. Lokasinya berada di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pada periode awal pabrik tersebut bisa menghadirkan, salah satunya, truk tipe 911 sebagai truk barang bertonase 4-6 ton. Tidak ketinggalan pula hadir bus seri O 321 H yang berkapasitas 50 tempat duduk dimana bus ini bisa disebut pelopor bus canggih di Indonesia.

Tahun 1986, hadir Mercedes-Benz OF 1113 generasi kedua hadir, ini bus front-engine pertama di Indonesia. Karena kehandalannya, mampu angkut penumpang banyak, serta ekonomis konsumsi BBM, membuat sasis ini punya populasi yang besar selama masa edarnya.

Seiring perjalanan waktu, hadir sasis-sasis lain yang tak pernah lepas dari huruf “O”. Seperti yang hingga kini masih sering terlihat stikernya di kaca samping banyak bus, contohnya: OH 1526, OH 1626, Mercedes-Benz OC 500 RF 2542, ataupun OF 1623.

BACA JUGA

Huruf O merupakan singkatan dari Omnibuse, jika diartikan secara harfiah akan bermakna bus yang bisa angkut banyak orang. Nah, saat digabung dalam satu rangkaian seri sasis seperti OH 1526 maka dua huruf O dan H menunjukkan Omnibusse Heckeinbau. Yang berarti sasis bermesin belakang.

Sementara itu dua angka 15 merupakan kapasitas bobot total bus (termasuk penumpang dan barang) dengan satuan GVW (Gross Vehicle Weight) dalam satuan ton. Angka 26 itu sendiri merupakan potensi daya kudanya, 260 daya kuda.

Ada juga seri sasis Mercedes-Benz OF 1623 yang juga beredar di Indonesia.  Dua kata O dan F berarti Omnibusse Fronteinbau alias sasis bus bermesin depan. Angka 1623 juga menjelaskan soal potensi maksimal dari daya angkut dan semburan tenaga maksimal dari mesin sebesar 230 dk.

Lalu bagaimana dengan seri OC 500 RF 2542? Serupa saja saja cara membacanya, tetapi ada perbedaan spesifikasi dimana sasis bus seri ini memiliki 3 sumbu roda, suspensinya juga independen.

Dua huruf O dan C dibaca sebagai Omnibus Chassis, angka 500 merupakan petunjuk seri sasis, dan dua huruf RF secara teknis bermakna Raised Floor atau deknya tinggi. Bisa juga diartikan dek ganda alias bertingkat. Terakhir, angka 2542 adalah petunujuk potensi topang bus yang sebesar 25 ton dan potensi daya puncak mesin yang 422 daya kuda.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
‘Toyota Rangga 'Jadi' Rilis Januari 2024?

Salah satu mobil ‘most anticipated’ di segmen pikap nasional

2 tahun yang lalu


Bus
Mercedes-Benz O 6600 H, Bus Mesin Belakang Pertama Di Dunia

Lokasi mesin belakang bikin penumpang lebih nyaman

2 tahun yang lalu


Truk
Truk Ford Ternyata Masih Dibuat di Turki, Rusia, Dan Tiongkok

‘Sayang’ mesinnya Euro 6, (masih) sulit masuk Indonesia

2 tahun yang lalu

Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Berita
Volvo FH, Truk Listrik Terbaik Versi IToY 2024

Truk listrik makin jadi perhatian di dunia

2 tahun yang lalu

Pikap
Isuzu Panther Pikap, Masih Layak Diandalkan?

Harga solar yang ‘tinggi’ kini jadi tantangan

2 tahun yang lalu


Bus
Inilah Bus Mesin Belakang Pertama Di Indonesia

Inspirasi lokasi mesin seperti pada VW Kombi

2 tahun yang lalu


Bus
Sasis Bus “Quad Axle” Berpeluang Masuk Indonesia?

Keberadaan jalan tol Trans Jawa membuka kembali asa ini

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

12 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu