Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Konsep Mercedes-Benz OF917 Dari Laksana, Nyaman Buat Jalan Jauh

Rancangan ini membuat bus OF917 ini cocok juga sebagai armada perjalanan jauh. Seperti apa?
Bus
Sabtu, 17 April 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Medium bus mungkin bukan moda transportasi yang terbilang cocok untuk perjalanan jauh dan memakan waktu berhari-hari. Namun tidak dengan konsep berjuluk Suites Combi dari karoseri Laksana ini.

Yup, rancangan bus yang disiapkan untuk kontes livery dan interior bus dari Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Basisnya medium bus Mercedes-Benz OF917.

Dari sisi eksteriornya, bus berbasis bodi Tourista ini dilabur livery yang mencerminkan nasionalisme. Yakni bermotif Indonesia Jaya Edition dengan aksen bendera Indonesia dan lokasi wisata sejarah di Semarang, Jawa Tengah yang tak jauh dari markas karoseri Laksana.

BACA JUGA

Jika dilihat dari samping, ada kesan unik pada bagian belakangnya. Karena memperlihatkan adanya kaca ganda. Tak perlu heran, karena bagian belakangnya menghadirkan seat jenis Suites Cabin.

Dari sisi interior, bus ini hadir dengan tema 'Suites Combi' yang merupakan perpaduan orisinalitas desain karya anak bangsa Indonesia. Kabin bus mengoptimalkan konfigurasi perpaduan Suites Cabin dan Physical Distancing Seat.

Sehingga pada baris depan terlihat konfigurasi seat 1-1-1 ala bus social distancing. Serta seat 'rebahan' yang kini dipakai di Suites Class. Total ada 20 penumpang yang bisa diangkut bus tersebut.

Karena hadir di saat pandemi, diterapkan juga Bio Smart Air Circulation untuk sirkulasi udara yang lebih sehat. Rancangan ini membuat bus OF917 ini cocok juga sebagai armada perjalanan jauh.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz OF917 Karoseri Laksana
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Mercedes-Benz Axor 2528 C (6x2) M/T: Truk Heavy Duty Tangguh di Segala Medan, Daya Tanjak Prima

Mercedes-Benz Axor 2528 C (6x2) M/T dibekali mesin Mercedes-Benz tipe OM 906 LA 6 silinder berkapasitas 6.370 cc

8 tahun yang lalu


Truk
Mercedes-Benz Axor 1623 C M/T, Truk yang Siap Kerja Keras untuk Konstruksi di Indonesia

Truk ini dibekali mesin Mercedes-Benz OM 906 LA 6 silinder bertenaga maksimum 231 PS pada 2.200 rpm dan torsi maksimum 810 pada 1.200-1.600 rpm dengan transmisi tipe G85-6/6.7-0.73 6-percepatan.

8 tahun yang lalu


Berita
Daimler Ingin Mengulang Sukses Truk Mercy Bagong Lewat Axor Series

Daimler baru terlihat serius menggarap pasar truk heavy duty lagi di tahun 2017 ketika memutuskan merakit beberapa tipe truk Mercedes-Benz Axor yang spesifikasinya disesuaikan dengan pasar Asia.

7 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC : Enam Merek Besar Luncurkan Kendaraan Baru

Meski baru pertama kali diadakan, GIICOMVEC 2018 mendapat antusiasme yang tinggi dari pelaku industri kendaraan komersial maupun pengunjung yang merupakan para pelaku bisnis di bidang ini.

7 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

1 hari yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu