Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Tengok Plus-Minus Bus Double Glass Model Tumpuk

Nilai plus pertama adalah dari sisi tampilan. Kesan gagah dan kokoh terlihat dari bagian depan bus double glass. Tampilan keseluruhan bodi pun menjadi lebih tinggi.
Bus
Kamis, 30 Juli 2020 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Saat ini, kebanyakan big bus di Indonesia tengah menggandrungi kaca depan model double glass tumpuk. Namun tak semua perusahaan otobus (PO) mengikuti trend tersebut. Ternyata ada plus dan minus dari penggunaan double glass tumpuk. Apa saja? Yuk, kita tengok.

Nilai plus pertama adalah dari sisi tampilan. Kesan gagah dan kokoh terlihat dari bagian depan bus double glass. Tampilan keseluruhan bodi pun menjadi lebih tinggi, walau pun memakai bodi bertinggi standar.

Keunggulan selanjutnya ada pada konstruksi tulangan bodi depan yang lebih kokoh. Karena terdapat 'tulangan' pada bagian tengah kaca. Sehingga saat terjadi benturan frontal, efeknya tidak langsung ke kabin penumpang.

BACA JUGA

Masih dari nilai plus. Kali ini ada pada biaya pergantian kaca yang lebih murah. Hal ini jika kaca pecah di salah satu bagian saja. Misalnya bawah atau atasnya saja.

Berlanjut ke nilai minus dari pengaplikasian double glass. Kita langsung sambung ke biaya perawatan yang lebih besar saat pergantian. Ini jika kedua kaca depan mengalami pecah.

Pandangan dari dalam bus double glass

Selain itu, perawatan komponen juga lebih rumit. Karena terdapat tiga bahkan empat buah wiper untuk membersihkan kaca bawah dan atas. Untuk mengecek kondisi wiper atas saja harus melepas 'topi' bus terlebih dulu.

Bagi penumpang, penggunaan kaca tumpuk juga mengurangi luas pandangan. Karena pandangan penumpang keluar terganggu panel 'topi' pembatas kaca.

Dengan nilai plus-minus yang ada di bus double glass. Saat ini trend tersebut memang tengah marak. Meski masih ada juga PO anyar yang tak menghadirkan double glass. Seperti bus PO Akas Mila berbodi Discovery DC 03 dari Laksana.


Tags Terkait :
Bus Double Glass Kaca Tumpuk Bus Big Bus
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Karoseri Tentrem Siap Pamerkan Bus Mewah Double Decker Pertama Buatannya di GIIAS 2019

Di pameran ini Tentrem akan memamerkan secara perdana alias premier bus double decker pertama buatannya.

6 tahun yang lalu


Bus
Trio Raksasa Karoseri ‘Siap Tempur’ Di GIIAS 2024

Mayoritas versi ‘facelift’ dari GIIAS 2023

1 tahun yang lalu


Bus
Bocoran Lengkap 9 Bus Adiputro vs 6 Bus Laksana di GIIAS 2023

Keduanya menempati booth yang saling berhadapan

2 tahun yang lalu


Berita
Adiputro Siap Pensiunkan Jetbus 3?

PO mana yang akan dapat edisi terakhirnya?

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu