Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Laka Fatal di Tol Cipali: Bus Tiban Inten Melaju Kencang Hantam Beton Tiang JPO, Lalu Terbelah

Saking kerasnya bus menghantam tiang beton, bagian depan bus remuk dan terbelah hingga beberapa meter ke belakang.
Bus
Senin, 20 Agustus 2018 12:15 WIB
Penulis : ZCH1708


Ruas jalan tol Cipularang-Palimanan (Cipali) kembali memakan korban. Kali ini kecelakaan fatal menimpa bus pariwisata PO Tiban Inten, asal Cilegon. Bus berplat nomor  A 7507 S  dan berkelir hitam ini mengalami kecelakaan tunggal menghantam beton tiang jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kilometer 108+800 arah ke Jawa Tengah sekitar pukul 08.50 WIB, Sabtu (18/8/2018) pagi.

Saking kerasnya bus menghantam tiang beton, bagian depan bus remuk dan terbelah hingga beberapa meter ke belakang. Kaca depan pecah, bagian cowl bus, kabin depan, ruang kemudi dan pintu penumpang di bagian depan tak berbentuk lagi dan terdorong ke belakang hampir ke separuh badan bus.

BACA JUGA

Bus PO Tiban Inten seperti dalam foto yang mengalami laka fatal di ruas tol Cipali, Sabtu (18/8/2018) pagi.

Pihak pengelola tol Cipali membenarkan adanya insiden kecelakaan ini dan pengemudi bus bernama Muhidin (55), warga Garut, diinformasikan meninggal dunia di tempat. Petugas Patroli Jalan Raya Tol Cipali langsung menuju lokasi sesaat setelah kejadian dan langsung mengevakuasi korban sopir bus ke RSUD Clereng Subang. Kernet bus dikabarkan luka parah dan dirawat di RS Mutiara Hati.

Menurut Kepala PJR Tol Cipali AKP Azis Sarifudin, saat kecelakaan terjadi bus sedang kosong alias tidak mengangkut penumpang dan  melaju dari arah Palimanan menuju Cikopo. Dugaan sementara, sopir mengantuk, tidak menguasai kemudi dan membuat bus hilang kendali.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta melihat kondisi fisik bus yang hancur, bus diduga sedang dalam kecepatan tinggi, lalu terhempas ke bahu jalan menghantam guard rail dan menabrak JPO," kata AKP Azis Sarifudin. Menggunakan dua truk derek, bangkai bus kemudian ditarik ke markas PJR di Cilameri, Subang.


Tags Terkait :
Bus Pariwisata PO Tiban Inten Kecelakaan Tol Cipali
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Pakar Utama Pakai Bodi Legacy SR3 Neo HD Prime Ultimate Edition

Bersasis Hino RK 280 Euro 4

10 bulan yang lalu

Bus
Mudik Gratis DKI Dibuka Tanggal 22 Februari 2026

Menuju ke 20 daerah tujuan di pulau Jawa serta Sumatra.

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu

Bus
Menekan Kecelakaan Bus Di Tol, Tanggung Jawab Operator Jalan Tol Harus Ditingkatkan

Pemilik bus juga tidak bisa lepas tangan atas kesiapan armada serta awak busnya.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Semua Armada Transjakarta Gratis Di Hari Lebaran

Pemprov DKI gratiskan seluruh armada Transjakarta, Mikrotrans, MRT, dan LRT selama Hari Lebaran Idul Fitri 1447 H untuk warga rayakan libur di Jakarta.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu


Truk
Dirikan 11 Posko Dan 7 Bengkel Siaga, Hino Jaga Operator Selama Musim Lebaran

Antisipasi munculnya kendala teknis yang harus diperbaiki segera saat frekuensi operasional meningkat

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu